Kamis, Januari 19, 2012

New Firmware untuk DSL-526B h/w T

DSL-526B h/w T (power adapter kecil) yang beredar dipasaran ada 2 jenis, pertama menggunakan SE_2.00 sbg default firmware-nya dan yang kedua menggunakan VN_1.00 sbg default firmware-nya.




Berdasarkan masukan dan laporan dari para pengguna dan juga pengalaman saya setelah modem diganti dengan tipe yang sama (sudah 3 modem) terdapat beberapa masalah khususnya untuk Software version SE_2.00 Release Date Maret 2010, dan setelah dilihat di beberapa forum ternyata terdapat beberapa bug pada exisiting firmware SE_2.00, jadi oleh karena itu pihak D-Link me-release firmware terbaru yaitu SE_2.00 24 Nov 2010. Para pengguna DSL-526B h/w T f/w VN_1.00 sangat disarankan untuk upgrade ke versi ini.


Disadur langsung dari Blog D-Link Indonesia

1. Untuk pengguna DSL-526B h/w T dengan firmware SE_2.00, firmware terbarunya bisa di-download disini.

2. Untuk pengguna DSL-526B h/w T dengan firmware VN_1.00, firmware terbarunya bisa di-download disini.

Cara upgrade-nya :

1. Download file yang sesuai
2. Extract file tsb
3. Masuk ke menu Maintenance --> Update Software
4. Browse file hasil extract tsb dan upgrade
5. Setelah upgrade selesai, kembali reset to factory default modem melalui menu Maintenance ---> Settings ---> Restore Default

Setelah itu setting sesuai langkah2 dibawah (perhatikan poin no.16) :

1. Siapkan 1 Laptop dan pastikan LAN dalam posisi Obtain IP Address Automatically dan Obtain DNS Server Automatically
2. Nyalakan DSL-526B anda
3. Ambil laptop pada langkah satu tadi lalu plug ke DSL-526B
4. Masuk ke command prompt laptop dan ketik ipconfig/all, lalu lihat IP-nya berapa, IP anda harus dalam subnet 192.168.1.xx/255.255.255.0, gateway 192.168.1.1 dan DNS : 192.168.1.1
5. Bila spt itu, ketik ping 192.168.1.1
6. Bila reply, matikan DSL-526B anda dan Laptop anda
7. Plug line telp tsb ke DSL-526B lalu hidupkan DSL-526B
8. Lalu hidupkan Laptop dan plug kembali ke DSL-526B. Lakukan langkah no.4-5 lagi.
9. Bila oke, anda buka IE, ketik http://192.168.1.1
10. Masukkan username admin dan password admin
11. Catat nilai VPI, VCI, PPPoE Username dan PPPoE Password dari Telkom.
12. Klik Quick Setup
13. Uncheck "DSL Auto-connect", kemudian isi VPI/VCI sesuai yang anda dapatkan dari Telkom
14. Pilih PPPoE
15. Masukkan username dan password, sementara service name dan authentication method biarkan default (note : username Speedy harus lengkap misalnya xxxxxx@telkom.net)
16. Pastikan NAT (hanya NAT saja, Fullcone NAT tetap disable), Firewall dan Bridge PPPoE Frames Between WAN and Local Port ada pada posisi enable
17. Next sampai selesai, lalu klik Save/Reboot
18. Modem akan reboot
19. Cek lampu ADSL, bila OFF maka nilai VPI/VCI salah atau ada masalah dengan line anda/splitter anda.
20. Bila Lampu ADSL ON, cek lampu Internet, bila ON, lalu masuk ke Device Info --> WAN, disitu akan terlihat WAN IP yang didapat
21. Bila semua sudah oke, anda klik menu Diagnostic
22. Bila hasil diagnostic sudah OK semua anda bisa test browsing.

Happy Upgrading !!!

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

You might also like:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Sleki Group IT Conslutant

Upgrade to a FileSonic Premium account and download at incredible speed! And Make Money Sharing your files

Promo Photography

Hide Ads
Visit our Photo Gallery... click here

Agenda

Love Family Video

Loading...